banner 728x250

Dugaan Peredaran Sabu di Melati II Perbaungan Tuai Keluhan Warga, Polda Sumut Diminta Lakukan Penelusuran

Masyarakat Soroti Dugaan Aktivitas Narkoba di Dusun Nangka, Polres Sergai Sebut Informasi Akan Ditindaklanjuti Sesuai SOP

Ilustrasi barang bukti narkotika jenis sabu. Sejumlah warga mengaku resah atas dugaan peredaran narkoba di Dusun Nangka, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dan meminta aparat melakukan penyelidikan, Sabtu (25/07/2026). (sergai.kedannews.co.id/Foto: Ist).
banner 120x600
banner 468x60

SERDANG BEDAGAI, sergai.kedannews.co.id – Dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Dusun Nangka, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga mengaku resah dan berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah penyelidikan serta penindakan terhadap informasi yang berkembang di lingkungan mereka.

Menurut keterangan sejumlah warga, dugaan aktivitas peredaran narkotika tersebut disebut telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi orang tua yang memiliki anak-anak. Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) ikut melakukan pemantauan dan memastikan setiap laporan warga ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum.

banner 325x300

Salah seorang warga yang merupakan ibu dari tiga anak menyampaikan keresahannya terhadap situasi yang menurutnya mengancam masa depan generasi muda. Pernyataan itu disampaikannya pada 25 Juli 2026.

“Saya melahirkan dan membesarkan anak-anak saya dengan susah payah demi masa depan yang baik. Tapi sekarang? Saya ketakutan setiap hari membiarkan mereka melangkah keluar pintu! Sabu ada di mana-mana, pengedar seenaknya saja. Kalau Polres Sergai tidak berani menangkap mereka, untuk apa aparat ada di sini? Apakah mereka sudah dibeli? Atau memang sengaja membiarkan anak kami hancur?”

Pernyataan tersebut merupakan pendapat narasumber. Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat putusan pengadilan maupun fakta hukum yang membuktikan adanya keterlibatan pihak tertentu sebagaimana dugaan yang disampaikan dalam kutipan tersebut.

Keprihatinan serupa juga diutarakan tokoh agama setempat berinisial RF. Ia berharap aparat penegak hukum segera memberikan respons terhadap keresahan yang dirasakan masyarakat.

“Kami mengajarkan kebenaran, tapi penegak hukum justru membiarkan kejahatan tumbuh subur. Jika Polres Sergai tak bergerak sampai hari ini, itu berarti ada yang dijaga, ada yang dilindungi! Ini aib besar bagi seluruh penegakan hukum di Tanah Air!”

Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi narasumber.

Sementara itu, Wakil Ketua LSM Wadah Generasi Anak Bangsa (WGAB), Adit, meminta aparat penegak hukum melakukan tindakan yang tegas apabila dugaan tersebut terbukti melalui proses penyelidikan.

Ia menyampaikan:

“Laporan warga sudah menumpuk, bukti sudah terang benderang di mata umum. Tapi Polres Sergai bungkam seribu bahasa!”

Kemudian ia melanjutkan:

banner 325x300

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *